UlasBerita.com – Ibu hamil sudah seharusnya mengetahui cara-cara untuk mengatasi keluhan yang terjadi selama masa kehamilannya. Uraian berikut ini mengenai beberapa keluhan yang sering terjadi selama kehamilan besrta tips untuk mengatasinya.

  1. MUAL DAN MUNTAH

Keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil salah satunya gejala mual dan muntah (morning sickness). Terutama terjadi pada awal kehamilan atau memasuki trimester pertama ketika ibu hamil mencium aroma makanan tertentu. Hal ini disebabkan adanya perubahan hormon selama kehamilan. Keluhan ini akan hilang dengan sendirinya ketika memasuki trimester kedua. Mual dan muntah bisa mengakibatkan kekurangan gizi baik pada ibu hamil maupun janin. Apabila janin mengalami kekurangan gizi tertentu, maka bisa mengalami kegagalan dalam pembentukan organ janin yang sempurna. Selain itu, janin berisiko lahir dengan berat badan lahir rendah. segera konsultasikan permasalahan ini dengan dokter. Sebaiknya Anda segera ber dengan dokter, terutama bila mual dan muntah terus berlanjut hingga usia kehamilan memasuki trimester kedua. Berikut ini tips untuk mengatasinya:

  1. Makan dalam jumlah sedikit tetapi harus sering. Tetap berusaha makan meskipun kondisi perut tidak enak, usahakan makan 5-6 kali sehari dan hindari perut yang kosong.
  2. Hindari makanan yang banyak mengandung lemak, bumbu, terlalu asam ataupun pedas.
  3. Perbanyak makanan yang banyak mengandung kadar karbohidrat dan protein, serta konsumsi buah dan sayuran
  4. Hindari makanan beraroma kuat yang akan membuat Anda mual dan muntah.
  5. Minumlah segelas teh hangat untuk mengatasi gangguan mual dan muntah.
  6. Perbanyak minum air putih, susu rendah lemak, atau jus buah untuk menggantikan cairan yang telah dikeluarkan ketika muntah dan juga untuk menghindarkan dari
  7. Perbanyak makanan yang mempunyai kandungan vitamin B6 yang banyak, seperti avokad, pisang, sereal dan beras.
  1. KEPUTIHAN

Peningkatan hormon selama kehamilan mengakibatkan produksi carian vagina (lokore) juga meningkat. Cairan ini berwarna putih, encer dan tidak berbau. Hal ini normal terjadi, kecuali banyak, berubah warna, disertai bau, adanya rasa gatal ataupun iristasi. Anda perlu segera berkonsultasi ke dokter. Tips untuk mengatasinya, yaitu:

  1. Jagalah kebersihan dan kelembaban di sekitar vagina.
  2. Jangan memakai pakaian dalam yang terlalu ketat.
  3. Gantilah celana dalam sesering mungkin, terutama saat celana dalam Anda sudah terasa lembab/basah.
  4. Gunakan selalu celana dalam yang kering dan bersih.
  5. Gunakan bahan celana dalam yang berbahan katun atau yang paling mudah menyerap keringat.
  6. SEMBELIT

Sembelit yang dialami ibu hamil terjadi akibat dari meningkatnya hormon progesterone dalam tubuh. Hormon ini menjadikan kendurnya otot-otot rahim dan otot dinding usus, sehingga mengakibatkan sembelit atau susah buang air besar. Keuntungan dari keadaan ini pada saat hamil bisa memungkinkan peyerapan nutrisi yang lebih baik. Namun Anda tetap waspada karena sembelit yang terjadi secara terus menerus bisa menyebabkan wasir. Tips untuk mengatasinya, yaitu:

  1. Memperbanyak  minum air putih.
  2. Memperbanyak konsumsi makanan berserat seperti sayuran dan juga buah-buahan.
  3. Olahraga teratur seperti berjalan kaki atau jogging.
  1. SERING BUANG AIR KECIL

Keinginan sering buang air kecil pada awal kehamilan bisa dikarenakan membesarnya rahim yang menekan kandung kemih. Selain itu, bisa juga karena perubahan hormonal yang menyebabkan volume darah mengalami peningkatan sehingga ginjal memproduksi cairan.

Keluhan ini akan berkurang saat memasuki trimester kedua karena pertumbuhan rahim ke arah perut. Kemudian akan mulai lagi saat kehamilan di trimester ketiga karena pertumbuhan janin yang semakin membesar kembali menekan kandung kemih. Tips untuk mengatasinya, yaitu:

  1. Jangan pernah menahan keinginan untuk buang air kecil karena bisa menyebabkan infeksi saluran kencing.
  2. Meskipun Anda mengalami sering buang air kecil, namun porsi minum jangan sampai dikurangi.
  3. Sering buang air kecil bisa membuat kondisi daerah vagina lembab, sebaiknya jaga kebersihan pada daerah vagina.
  1. PUSING DAN SAKIT KEPALA

Keluhan ibu hamil mengenai gangguan pusing dan sakit kepala yang sering dirasakan akibat faktor fisik, seperti rasa lelah, mual, lapar maupun tekanan darah rendah. Kemudian yang menjadi penyebab emosionalnya, yaitu adanya perasaan tegang dan depresi yang dialami ibu hamil. Selain itu, dikarenakan pasokan darah ke seluruh tubuh mengalami peningkatan sehingga pusing terjadi saat berubah posisi. Anda harus segera melakukan pemeriksaan ke dokter bila sakit kepala terasa semakin berat dan terus menerus. Hal ini dikarenakan sakit kepala hebat pada saat kehamilan merupakan tanda yang membahayakan kehamilan. Tips untuk mengatasinya, yaitu:

  1. Istirahatlah sejenak bila Anda merasakan pusing ataupun sakit kepala.
  2. Hindari perasaan-perasaan yang membuat tertekan ataupun masalah berat lainnya yang bisa membuat depresi.
  3. Jangan melakukan gerakan yang tiba-tiba ataupun tergesa-gesa.
  4. Usahakan Anda untuk tetap tenang dan santai.
  1. PERUBAHAN KULIT

Ibu hamil akan mengalami perubahan kulit yang disebabkan oleh melanosit sehingga warna kulit menjadi lebih gelap. Selain itu, timbul juga garis kecoklatan yang dimulai dari pusar ke arah bawah (linea nigra). Kemudian, tampak terjadinya kecoklatan pada wajah (chloasma ) yang disebut topeng kehamilan. Perubahan kulit yang terjadi di wajah menjadikan kulit muka lebih berminyak dan berjerawat. Selanjutnya, strecth mark juga terjadi pada ibu hamil karena meregangnya kulit yang berlebihan. Dan ini biasanya terjadi di area perut, paha atas dan juga payudara. Strecth mark ini bisa saja menimbulkan rasa gatal dan sayangnya tidak bisa dicegah. Tips untuk mengatasinya, yaitu:

  1. Hindari untuk menggaruk rasa gatal yang diakibatkan oleh strecth mark.
  2. Memperbanyak konsumsi makanan yang mengandung protein dan vitamin C.
  3. Menjaga kebersihan kulit.
  1. RASA LELAH DAN MENGANTUK

Perubahan hormonal bisa menyebabkan timbulnya keluhan rasa lelah dan mengantuk pada ibu hamil. Selain itu, keluhan tersebut juga bisa dikarenakan akibat dari semakin bertambahnya kinerja dari organ vital seperti ginjal, jantung, maupun paru-paru. Kemudian, perut ibu hamil yang semakin membesar seiring bertambahnya usia kehamilan juga ikut andil dalam memberikan beban tersendiri bagi tubuh. Tips untuk mengatasinya, yaitu:

  1. Penuhi kebutuhan karbohidrat sebagai pemasok energi utama.
  2. Konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks dan mudah dicerna.
  3. Bila terasa ngantuk, dan selagi bisa beristirahat segera lakukan tidur.
  4. Jangan memaksakan diri untuk terus melakukan aktivitas, terlebih bila tubuh terasa lelah lebih baik segera beristirahat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here