‎PMI Kabupaten Sukabumi Rekrut SIBAT, Perkuat Konektivitas dan Respon Bencana Di Wilayah

- Redaksi

Minggu, 25 Januari 2026 - 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ulasberita.com, SUKABUMI – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi memperkuat kesiapsiagaan masyarakat di wilayah rawan bencana dan daerah minim akses jaringan melalui kegiatan Orientasi Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) yang merupakan bagian dari Program Resilience through Community and Connectivity (RCC) Fase-2. Pada minggu, 25/01/2026

‎Program ini merupakan hasil kolaborasi PMI Kabupaten Sukabumi bersama Atma Connect dan Internet Society Foundation, dengan fokus membangun ketangguhan masyarakat berbasis komunitas sekaligus memperkuat konektivitas komunikasi dalam respon kebencanaan.

‎Ketua PMI Kabupaten Sukabumi, dr. Hondo Suwito, mengatakan bahwa Kabupaten Sukabumi memiliki tingkat risiko bencana yang tinggi sehingga diperlukan kesiapsiagaan sejak tingkat paling dasar, yaitu masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎“Kabupaten Sukabumi memiliki potensi risiko bencana yang tinggi. Karena itu, PMI memandang penting membangun kesiapsiagaan sejak tingkat masyarakat. Melalui orientasi SIBAT, kami ingin memastikan masyarakat tidak hanya menjadi korban, tetapi juga berperan aktif dalam upaya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana,” ujar dr. Hondo Suwito.

‎Ia menjelaskan bahwa perekrutan relawan SIBAT pada program ini difokuskan pada wilayah-wilayah rawan bencana sekaligus daerah dengan keterbatasan konektivitas

‎“Perekrutan SIBAT kami fokuskan di wilayah rawan bencana dan daerah minimnya konektivitas di antaranya Desa Tegallega Kecamatan Cidolog, Desa Bojongtugu Kecamatan Curugkembar, Desa Citamiang, Desa Margaluyu, serta Desa Cimerang Kecamatan Purabaya,” Tambahnya.

‎Menurut Hondo, keberadaan SIBAT di wilayah tersebut diharapkan mampu mempercepat respon awal kebencanaan dan meminimalkan dampak bencana sebelum bantuan dari luar wilayah tiba.

Baca Juga:  Sambut Perwakilan KPPI, BUPATI Dorong Peran serta Perempuan Di Kabupaten Sukabumi

‎Sementara itu, Direktur Lapangan Atma Connect, Alfan Kasdar, menyampaikan bahwa program RCC saat ini merupakan fase kedua setelah sebelumnya berhasil dilaksanakan di dua kecamatan di Kabupaten Sukabumi.

‎“Program ini merupakan fase kedua setelah sebelumnya sukses dilaksanakan di Kecamatan Nyalindung dan Gegerbitung. Dari pelaksanaan tersebut, terlihat adanya peningkatan pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana,” ujar Alfan.

‎Alfan menekankan bahwa konektivitas komunikasi merupakan kebutuhan dasar yang memiliki tingkat kepentingan setara dengan layanan kemanusiaan lainnya dalam kondisi tanggap darurat.

‎“Dalam kondisi respon bencana, konektivitas komunikasi sama pentingnya dengan pelayanan kebutuhan masyarakat seperti evakuasi, logistik, pelayanan kesehatan dan sosial, serta pemenuhan kebutuhan air bersih. Tanpa komunikasi yang baik, seluruh layanan tersebut akan sulit berjalan secara efektif,” tegasnya.

‎Ia menambahkan, pengalaman penanganan bencana di wilayah Sumatera menunjukkan bahwa terputusnya jaringan komunikasi dapat menghambat koordinasi dan memperlambat respon di lapangan.

‎“Belajar dari pengalaman bencana di Sumatera, saat konektivitas terputus, komunikasi dan koordinasi menjadi terhambat. Karena itu, penguatan konektivitas berbasis masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun sistem kesiapsiagaan bencana yang berkelanjutan,” jelas Alfan.

‎Melalui program RCC Fase-2 ini, PMI Kabupaten Sukabumi bersama para mitra berharap terbentuknya relawan SIBAT yang tangguh, responsif, serta didukung oleh sistem komunikasi yang memadai, sehingga mampu mempercepat respon kemanusiaan dan meminimalkan dampak bencana di wilayah rawan.

 

Penulis : (Red*)

Berita Terkait

Halal Bihalal, Bupati “Perkuat Komitmen Pelayanan Orientasi Kerja Untuk Masyarakat”
Halal Bihalal, Bupati “Energi Kebersamaan Tingkat Kan Pelayanan Untuk Masyarakat”
Salat Idul Fitri 1447 H, Bupati “Momen Spiritual Dan Perkuat Komitmen Membangun Daerah”
Muhibah Ramadhan, Bupati “Kemantapan Jalan Sekitar 62 Persen, 2026 Fokus Pembangunan Infrastruktur”
Rangkaian Muhibah Ramadhan, Bupati Tegaskan Banyak Pembangunan Infrastruktur Di Tahun 2026
Masyarakat Sambut Antusias Gerakan Pasar Murah Di Alun-Alun Palabuanratu
Buka Bersama Penyintas Bencana, Bupati “Pastikan Pemerintah Hadir Bersama Masyarakat”
Bazar Ramadhan, Bupati Ajak Produk Lokal Untuk Mendorong Perekonomian Masyarakat 
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:33 WIB

Halal Bihalal, Bupati “Perkuat Komitmen Pelayanan Orientasi Kerja Untuk Masyarakat”

Minggu, 22 Maret 2026 - 18:14 WIB

Halal Bihalal, Bupati “Energi Kebersamaan Tingkat Kan Pelayanan Untuk Masyarakat”

Sabtu, 21 Maret 2026 - 10:47 WIB

Salat Idul Fitri 1447 H, Bupati “Momen Spiritual Dan Perkuat Komitmen Membangun Daerah”

Senin, 16 Maret 2026 - 21:42 WIB

Muhibah Ramadhan, Bupati “Kemantapan Jalan Sekitar 62 Persen, 2026 Fokus Pembangunan Infrastruktur”

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:48 WIB

Rangkaian Muhibah Ramadhan, Bupati Tegaskan Banyak Pembangunan Infrastruktur Di Tahun 2026

Berita Terbaru